Terapi lintah (Hirudotherapy) untuk membantu mengatasi berbagai penyakit!

Selulit - salah satu yang paling umum dihadapi perempuan. Ada banyak cara untuk memperbaikinya. Pijatan ini, dan segala macam krim, dan bahkan vitamin khusus.Itulah satu-satunya alasan wanita modern yang melupakan cara lama tapi terbukti untuk menyingkirkan selulit - Hirudotherapy, pengobatan yaitu dengan lintah.
Seperti yang Anda tahu, ini pengisap darah kecil makhluk selama prosedur untuk mengalokasikan banyak enzim darah, sesuatu di sekitar seratus. Tapi masalah kita adalah penting untuk hanya dua: hyaluronidase dan lipase. Enzim ini membantu memecah lemak, yang, pada kenyataannya, adalah penyebab utama dari selulit dibenci. Selain itu, zat-zat yang terkandung dalam air liur lintah, yang melepaskan ketika mereka menggigit, membantu mengencangkan kulit dan mengembalikan aliran darah dalam kapiler. Sebuah kulit halus, kencang dan sentuhan beludru.
Kami juga ingin untuk dicatat bahwa karena lintah sembuh bentuk paling maju dari masalah ini. 
Tapi jangan lari ke toko obat dan lintah diri. Setelah semua, mereka tidak perlu harus berlaku untuk masalah daerah. Individu yang berkualitas akan memilih daerah-daerah, efek pengobatan dengan lintah yang akan maksimal.
Selain itu, kami mendorong Anda untuk duduk untuk sementara waktu pada diet pembersihan, yang tidak termasuk semua makanan berminyak dan berat. Lebih baik untuk makan buah-buahan dan sayuran, dan biji-bijian yang kaya akan vitamin. 
Kami ingin harmoni dan keindahan kaki Anda!

The Mechanical Leech
By Kerrie Pinnock
ELE482 Biomedical Seminar III Monday April 29, 2002
Leeches have been used to treat many
different ailments from headaches to
stomach aches in ancient Egypt. Napoleon’s
military surgeon, Francois-Joseph-Victor
Broussais who was such a firm believer in
the medical benefits of leeches that in 1833;
he had more than 40 million imported into
France. In today’s medical field leeches are
used mostly to treat venous congestion.
Venous congestion is a post-surgical
complication that can occur after
reconstructive surgery. Venous congestion
is a complication that can happen after head,
neck, or breast reconstruction, limb or digit
reattachment, or other complicated
procedures where tissue is moved from one
place to another. Leeches increase the
blood flow to compromised tissue.
Complications happen as the arteries pump
blood into the reconstructed tissue, but the
associated veins do not let the blood flow
out, usually because the veins have become
clotted. The excess blood in the tissue, if
severe enough, can deprive the tissue of
oxygen and other nutrients and can cause it
to die.
In cases of venous congestion where
reestablishing the flow of blood is essential,
leeches have great therapeutic value
because, as they consume their meal of
blood, they promote blood flow through the
tissue. Even after a leech detaches from the
body, the anticoagulants it secreted into the
tissue allow the wound to ooze blood for
hours afterward. This oozing promoted by
the leech's natural anticoagulants also allows
blood to continue flowing through the tissue.
The mechanical leech was developed at
UW-Madison. The way it works is:
1.Tube delivers a solution containing
Heparin, an anticoagulant, to the wound.
2. Miniature bellows move the tube up and
down, preventing blood from clotting at the
bottom.
3. Actuator-driven disk rotates tube, also to
prevent clotting.
4. Holes in the cone release the solution to
cleanse wound.
5. Suction draws blood and solution out to
promote circulation
This mechanical leech has many advantages
for example it can penetrate a deeper level
under the skin, tapping into larger blood
vessels and treat a larger area of tissue.
Leeches are not sterile and can cause
bacterial infections. Nurses and pharmacists
tend not to like working with leeches
because they can sometimes slip off patients
and reattach themselves to other parts of the
body not in need of therapy. Most patients'
don’t enjoy having leeches attached to their
bodies. The mechanical leech will be able to
reduce this psychological stress.
The mechanical leech has only been tested
on pigs’ skin. Michael Conforti and Nadine
Connor are currently working toward a
mechanical leech that is smaller and easier
to use. Within the next three years this
product should be ready for human patients.

http://www.popsci.com/popsci/medicine/article/0,125
43,230229,00.html
http://www.otoweb.org/news_folder/mech_leech/mec
h_leech_B.htm
http://www.virginia.edu/topnews/releases2000/cottler
leech-dec-14-2000.html
http://www.news.wisc.edu/newsphotos/leech.html

TESTIMONI

Allhamdulillah sudah banyak pasien sembuh berobat dengan terapi lintah, dari penyakit ringan sampai penyakit berat.Antara lain pasien yang sudah sehat dan sembuh dengan Terapi Lintah (Hirudo Therapy) di lampung :

  • Hardiyoso, menderita penyakit asam urat tinggi yang mengakibatkan kelumpuhan pada kaki sebelah kanan, setelah diobati dengan terapi lintah sebanyak 5x sesi terapi akhirnya dapat kembali berjalan.
  • Bapak Siregar, penyakit eksim, 5x sesi terapi lintah penyakit eksim dapat sembuh total
  • Ibu Rindu, penyakit asam urat, 5x sesi terapi lintah penyakitnya sembuh
  • Pak Junaidi, eksim basah dengan terapi lintah sebanyak 7x akhirnya sembuh
  • Ibu Sri, penyakit penggumpalan darah dan Kelebihan Antibodi, dengan terapi lintah sebanyak 10x akhirnya dapat normal kembali dan sembuh
  • Ibu Ros, penyakit sinusitis, 3x terapi lintah penyakit dapat sembuh
  • Ibu Djaib, kolesterol, jantung dan asma setelah 5x terapi lintah kesehatan kembali pulih dan sehat total
  • Ibu Nur, batu ginjal,asam urat, darah tinggi setelah beberapa kali terapi lintah penyakit dapat sembuh
  • Ibu dwi, migrain, kekurangan kalium dengan beberapa kali terapi akhirnya dapat disembuhkan
  • Ibu tasya, trigleserida, kolesterol, dengan 3x terapi lintah akhirnya dapat disembuhkan 
  • Ibu Dede, varises, hamstring, sembuh dengan 2x terapi lintah
  • Pak Ian, gagal jantung, dengan 10x terapi lintah penyakit dapat disembuhkan
  • Taufik, benjolan kelenjar seperti kanker, hepatitis dengan beberapa kali terapi lintah akhirnya dapat sembuh
  • Pak Aji Way kanan, ada cairan di otak, telinga berdenging tinnitus akhirnya beberapa kali terapi linttah akhirnya dapat sembuh total
  • Pak Sugeng, diabetes basah, setelah diterapi beberapa kali kaki yang bolong akibat diabetes akhirnya dapat sembuh total.
  • Ibu ana, katarak, dengan beberapa kali terapi lintah dapat sembuh dan terhindar dari operasi mata
  • Ibu Ani, benjolan di kepala, asam urat, kolesterol tinggi, dengan 10 x terapi lintah akhirnya pasien dapat sembuh dan sehat kembali
  • Pak memet kupang, jantung koroner, dengan terapi lintah sebanyak 5x     akhirnya dapat sembuh total
  • Ibu dewi, penyakit parkinson, setelah intensif diterapi dengan lintah selama 2 minggu akhirnya bagian kaki yg sering bergerak dapat hilang dan kembali normal
  • Pak rustam, pembengkakan jantung, dengan beberapa kali terapi lintah akhirnya dapat sembuh
  • Ibu Indah, gondok beracun, akhirnya dengan intensif terapi dengan lintah dapat disembuhkan
  • Pak Ikhwanudin dan Ibu pipit, Tidak punya keturunan disebabkan faktor sperma yg tdk baik setelah 5x terapi lintah akhirnya bisa mendapatkan keturunan dengan perawatan secara intensif dan teratur


Note: 
Sesi terapi lintah disesuaikan dengan lamanya penyakit dan kondisi pasien dari setiap penyakit dapat berbeda kuantitas sesi terapi semuanya dilihat dan dipantau perkembangannya setiap kali terapi, semakin cepat penanganan penyakit semakin cepat pula penyembuhan akan dirasakan setiap pasien terapi lintah, jarak normal dari terapi pertama untuk kelanjutannya 3, 5,7,10 hari.
catatan ini dibuat berdasarkan pengalaman dan penanganan penyakit pasien yang telah dijalani oleh terapist di TERAPI LINTAH LAMPUNG.
Banyak lagi penyakit yang telah kami sembuhkan dengan terapi lintah selain yang telah disebutkan di atas antara lain, kecanduan narkoba, darah rendah, fertilitas, jerawat, bisul, diabetes basah dan kering, epilepsi, asma, gondok, dll..

HIRUDOTHERAPY

HIRUDOTHERAPY
CONTACT PERSON :

FIRDAUS, S.H ( HIRUDO TERAPIS )

HP : 085758954845
SMS : 082177963578