TESTIMONI

Allhamdulillah sudah banyak pasien sembuh berobat dengan terapi lintah, dari penyakit ringan sampai penyakit berat.Antara lain pasien yang sudah sehat dan sembuh dengan Terapi Lintah (Hirudo Therapy) di lampung :

  • Hardiyoso, menderita penyakit asam urat tinggi yang mengakibatkan kelumpuhan pada kaki sebelah kanan, setelah diobati dengan terapi lintah sebanyak 5x sesi terapi akhirnya dapat kembali berjalan.
  • Bapak Siregar, penyakit eksim, 5x sesi terapi lintah penyakit eksim dapat sembuh total
  • Ibu Rindu, penyakit asam urat, 5x sesi terapi lintah penyakitnya sembuh
  • Pak Junaidi, eksim basah dengan terapi lintah sebanyak 7x akhirnya sembuh
  • Ibu Sri, penyakit penggumpalan darah dan Kelebihan Antibodi, dengan terapi lintah sebanyak 10x akhirnya dapat normal kembali dan sembuh
  • Ibu Ros, penyakit sinusitis, 3x terapi lintah penyakit dapat sembuh
  • Ibu Djaib, kolesterol, jantung dan asma setelah 5x terapi lintah kesehatan kembali pulih dan sehat total
  • Ibu Nur, batu ginjal,asam urat, darah tinggi setelah beberapa kali terapi lintah penyakit dapat sembuh
  • Ibu dwi, migrain, kekurangan kalium dengan beberapa kali terapi akhirnya dapat disembuhkan
  • Ibu tasya, trigleserida, kolesterol, dengan 3x terapi lintah akhirnya dapat disembuhkan 
  • Ibu Dede, varises, hamstring, sembuh dengan 2x terapi lintah
  • Pak Ian, gagal jantung, dengan 10x terapi lintah penyakit dapat disembuhkan
  • Taufik, benjolan kelenjar seperti kanker, hepatitis dengan beberapa kali terapi lintah akhirnya dapat sembuh
  • Pak Aji Way kanan, ada cairan di otak, telinga berdenging tinnitus akhirnya beberapa kali terapi linttah akhirnya dapat sembuh total
  • Pak Sugeng, diabetes basah, setelah diterapi beberapa kali kaki yang bolong akibat diabetes akhirnya dapat sembuh total.
  • Ibu ana, katarak, dengan beberapa kali terapi lintah dapat sembuh dan terhindar dari operasi mata
  • Ibu Ani, benjolan di kepala, asam urat, kolesterol tinggi, dengan 10 x terapi lintah akhirnya pasien dapat sembuh dan sehat kembali
  • Pak memet kupang, jantung koroner, dengan terapi lintah sebanyak 5x     akhirnya dapat sembuh total
  • Ibu dewi, penyakit parkinson, setelah intensif diterapi dengan lintah selama 2 minggu akhirnya bagian kaki yg sering bergerak dapat hilang dan kembali normal
  • Pak rustam, pembengkakan jantung, dengan beberapa kali terapi lintah akhirnya dapat sembuh
  • Ibu Indah, gondok beracun, akhirnya dengan intensif terapi dengan lintah dapat disembuhkan
  • Pak Ikhwanudin dan Ibu pipit, Tidak punya keturunan disebabkan faktor sperma yg tdk baik setelah 5x terapi lintah akhirnya bisa mendapatkan keturunan dengan perawatan secara intensif dan teratur


Note: 
Sesi terapi lintah disesuaikan dengan lamanya penyakit dan kondisi pasien dari setiap penyakit dapat berbeda kuantitas sesi terapi semuanya dilihat dan dipantau perkembangannya setiap kali terapi, semakin cepat penanganan penyakit semakin cepat pula penyembuhan akan dirasakan setiap pasien terapi lintah, jarak normal dari terapi pertama untuk kelanjutannya 3, 5,7,10 hari.
catatan ini dibuat berdasarkan pengalaman dan penanganan penyakit pasien yang telah dijalani oleh terapist di TERAPI LINTAH LAMPUNG.
Banyak lagi penyakit yang telah kami sembuhkan dengan terapi lintah selain yang telah disebutkan di atas antara lain, kecanduan narkoba, darah rendah, fertilitas, jerawat, bisul, diabetes basah dan kering, epilepsi, asma, gondok, dll..

Kedokteran lintah - menjanjikan kaki yang indah.

  

 
Varises yang lebih besar terlihat sakit dan bahkan menjijikkan. Paling sering, varises mempengaruhi perempuan. Dan ternyata usia untuk penyakit ini adalah tidak terbatas, dari muda ke generasi tua. Sering menyebabkan varises tidak hanya masalah estetika, tapi ia dan sensasi menyakitkan banyak dan menyebabkan ketidaknyamanan.Bagaimana menangani penyakit ini? Apakah ada solusi lain untuk masalah ini, tetapi operasi?
 
Ya! Hirudotherapy!
Hirudotherapy, yaitu pengobatan dengan lintah - salah satu obat tradisional, yang sekarang menjadi semakin penting .
 
Mungkin tidak layak disebutkan bahwa pengobatan dengan lintah - salah satu metode paling kuno kedokteran. Sejarah lintah medis (Hirudotherapy) adalah sebagai tua sebagai sejarah kedokteran.
 
Sejumlah studi ilmiah telah menunjukkan bahwa lintah adalah seluruh pabrik zat biologis aktif dan enzim yang ketika dilepaskan ke dalam aliran darah menyebabkan anti-inflamasi, analgesik, anti-tindakan, mengurangi kemungkinan bekuan darah, meningkatkan mikrosirkulasi, serta mengaktifkan sistem kekebalan tubuh manusia.
 
Penyakit Varises dengan komplikasi adalah salah satu kesaksian yang paling meyakinkan untuk pengobatan dengan lintah. 

Lintah menormalkan tekanan darah Anda

  
  Sering kali, kesehatan yang buruk mengganggu kehidupan normal, sesekali mengetuk kami keluar dari rutinitas kehidupan sehari-hari. Lebih sering, masalah ini terkait dengan tekanan manusia. Sayangnya, dari penyakit ini mempengaruhi tidak hanya orang tua tetapi juga orang muda. Tekanan darah tinggi tidak hanya menyebabkan kesehatan yang buruk, tetapi juga menghilangkan dari irama normal kehidupan. Tentu saja, ada banyak metode untuk menstabilkan tekanan, massa resep untuk membantu kita melawan keadaan yang buruk kesehatan ...
 
  Namun, karena banyak cara kita telah melupakan tentang penyembuhan yang indah, yang memberi kami lintah medis! Hirudotherapy - dikenal sejak zaman kuno, metode pengobatan, yang tidak memiliki analog antara metode pengobatan modern.
Lintah termasuk jenis cacing yang hidup bebas dan mengisap darah ektoparasit (eksternal). Jumlah dikenal sekitar 400 jenis lintah. Namun, dalam praktek medis hanya berlaku untuk "lintah medis," dan dua subspesies nya, "kimiawan" (Hirudina 
officinalis) dan "terapi" (Hirudina medicinalis).
piyavochnogo memiliki sifat khusus rahasia memiliki efek menguntungkan pada tubuh dengan cara biologis zat aktif dari alam, disuntikkan ke lintah darah pasien. Kedokteran lintah adalah cara terbaik untuk mengobati berbagai penyakit, sehingga tidak memperkenalkan ke dalam aliran darah zat-zat dengan efek samping. Selain itu, lintah medis hanya digunakan sekali, yang menghilangkan kemungkinan infeksi dengan pasien. Baru-baru ini menjadi dikenal, dan bahwa Hirudotherapy (lintah pengobatan) membantu melawan berhasil dengan kejang pembuluh dengan tekanan darah tinggi, pembengkakan jaringan. Lintah dengan mengembalikan sirkulasi darah terganggu dan meningkatkan sirkulasi darah di pembuluh mengurangi risiko dinding pembuluh darah, mengurangi pembekuan darah dan membantu membersihkan tubuh dari racun.
Lintah obat telah terbukti menjadi sarana yang efektif untuk mengurangi tekanan darah seperti dalam pengobatan penyakit jantung dan hipertensi. Penggunaan lintah, meningkatkan sirkulasi darah, efek positif pada darah dan mempercepat aliran vena dari organ-organ dan jaringan, memberikan kontribusi untuk cara , penghapusan edema. Hal ini meningkatkan kinerja tekanan darah arteri dan vena, meningkatkan aliran darah, menurunkan kekentalan darah. Pada kebanyakan pasien hilang atau dikurangi gejala seperti sakit kepala, nyeri di hati, pusing, mati rasa jari tangan dan kaki. Di samping itu menyembuhkan penyakit, lintah memiliki efek menguntungkan pada seluruh tubuh (peningkatan kualitas tidur, nafsu makan, suasana hati meningkat, normalisasi metabolisme dan sistem kekebalan tubuh). Sampai batas tertentu, konsekuensi dari normalisasi aliran darah ke jaringan dan meningkatkan saturasi oksigen darah.
   Seperti pengobatan, terapi dengan lintah yang terbaik dilakukan oleh spesialis di kantor Hirudotherapy.  Untuk saat ini, dokter dengan kualifikasi tinggi - girudoterapevty dapat menunjuk suatu program pengobatan dengan lintah medis, sehingga secara signifikan meningkatkan kualitas hidup Anda! 
 
 
 
 
 


TERAPI LINTAH

TERAPI LINTAH
(HIRUDO THERAPY)

LINTAH (Hirudo Medicinalis)
Terapi Lintah sudah digunakan berabad-abad lamanya, di zaman modern ini dan banyak penyakit yg dianjurkan oleh para ahli kesehatan mulai dari makanan sampai perawatan tubuh sebaik mungkin memakai bahan alami dr alam. Tidak terkecuali dalam bidang pengobatan, kembali ke alam dgn terapi lintah, metode purba, manfaat zat hirudin asli dari lintah sebagai anti koagulan pd kardiovaskuler (pembuluh darah).
Dalam proses terapi lintah ketika lintah menghisap darah, lintah memasukkan air liur yg mengandung beragam zat kimia alami, Apa yg terjadi pd darah anda ketika lintah menghisap selama 1-2 jam ?
Telah terjadi campuran yg kompleks antara darah anda dan zat2 yg ada dlm tubuh lintah,antara lain:
1. Zat Hirudin
zat ini masuk kedalam koagulan(darah kental) melalui pengikatan thrombin(faktor dlm thrombin yg berupa enzim) darah kental biasa keluar dari lubang gigitan bersama darah cair.
2. Anti Infeksi
yaitu pinicilin yg berfungsi untuk mencegah terjadinya infeksi pd bekas gigitan lintah.
3. Calin
Berada didarah kental yg memblokir(factor van wilebrand)yg berrfungsi sebagai zat perantara(mediator) dlm proses agregasi struktur darah yg disebut platelet.
4. Destabilase
Aktifitas monomerizing, melumatkan vibrind (produk akhir dari proses pengentalan darah)
5. Hirustasin
Berada di dlm enzim kalikrein;enzim trypsin yg berfungsi sbg pelembutan protein menjadi peptone, untaian peptine, peptidase, dst. Peptidase merupakan enzim didlm pencernaan dan usus.
6. Bdellins
zat yg mengurangi radang kulit merah,bengkak,sedikit dan gatal yg dialami pasien selama 3-4 hari.
7. Hyaluronidase
Zat antibiotik sehingga badan lintah yg dianggap kotor tidak menyebabkan infeksi pd tubuh pasien.
8. Anesthetic substance
Zat penghilang rasa sakit setempat
9. Triptase Inhibitor
Berada di enzim proteolytie dari mastcells dr suatu jaringan cyptoplasmiegranule(mengandungheparin,hestamin&serotonin)yg dilepas saat mengalami pembengkakan dan alergi.
10.Egllins
Zat anti pembengkakan
11.Faktor Xainhibitor
Zat aktif darah anti kental (anti koagulan/anti pembekuan darah)
12.Complement Inhibitors
Zat pengganti zat lain jika ada kekurangan
13.Carboxypeptydase alnhibitors
Meningkatkan aliran darah disekitar gigitan lintah.
14.Histaminelike Substance
Berfungsi sebagai fosoldilator, mengembangkan pembuluh darah sehingga aliran darah lebih lancar dan tdk tersumbat ataupun menggumpal.
Apakah Terapi Lintah menimbulkan Efek Samping??
Dinegara maju seperti Amerika, Inggris,Jerman, Zat Hirudin diakui lebih aman dibandingkan dgn obat pencair darah buatan (kimia sintetis), karena tidak memiliki efek samping.
Sensasi Gigitan Lintah
Terapi lintah meninggalkan sensasi yg berbeda-beda tiap individunya. Ada yg gatal, perih, dsb.sensasi berirama dan menarik biasanya terasa pada menit pertama 1-3 menit setelah lintah mulai menghisap darah kita.
Apakah rangsangan dr intensitas yg sama persis dianggap menyakitkan/tidak dirasakan tiap orang tentu tergantung pd kepribadian individu tetapi jg tergantung pd konsentrasi seseorang pd lintah atau sikap terhadap terapis lintah. Salah satu yg mempengaruhi sakit tidaknya disedot lintah adalah dari ukuran rahang lintah dmn tiap2 rahang lintah berbeda-beda,kekuatan menggigit,intensitas hisap dan volume dan komposisi air liur lintah jg berperan.Banyak orang tidak pernah memperhatikan gigitan lintah, misalnya ketika lintah menggigit sementara perhatian mereka terfokus pada sesuatu yg lain.sering, semakin cemas pasien berfokus pd lintah bersiap-siap untuk menggigit semakin tinggi persepsi nyeri. Pengalihan fokus dr gigitan lintah seringkali dapat membantu, hal ini juga berguna memungkinkan pasien untuk mengenal manfaat terapi lintah atau mengenal lintah itu sendiri, sehingga tumbuh kepercayaan diri terhadap terapi yg dijalaninya.
Gatal Pada Titik Lokal
Efek gatal ditempat gigitan lintah dalam beberapa hari pertama setelah perawatan sangat umum dirasakan setiap pasien terapi lintah dan tidak boleh salah untuk berasumsi bahwa adanya reaksi gatal merupakan alergi, gatal dititik lokal merupakan proses dimana terjadi pembentukan jaringan kulit untuk menutup bekas luka gigitan lintah dan tidak boleh digaruk terutama setelah penutupan luka awal karena ini dapat menunda penyembuhan luka, untuk mengatasinya bisa dilakukan pendinginan pada titik lokal dgn mengompres dg kain lembab/basah.
Gangguan Luka Penyembuhan,Superinfection dan Alergi
Setelah selesai tahap gatal pd luka bekas gigitan lintah, tepi2 dari tiga cabang luka umumnya membengkak untuk 12-48 jam kadang disertai dgn perasaan ketegangan lokal, panas, dan memerah.bintik2 darah kecil(ekimosis) mengembangkan dibawah kulit disekitar gigitan lintah.koleksi lebih besar dr darah jarang berkembang,seperti memar dangkal, bintik2 darah ungu kemerahan pd awalnya, kemudian putar kekuningan dan akhirnya hilang dlm waktu 2 minggu.
Kadang terjadi peradangan terlokalisasi, kadang2 dgn ketinggian papulous dr tempat gigitan, juga merupakan masalah umum relatif sering disertai gatal,peradangan ini biasanya mereda dgn cepat dan dibiarkan dingin.luka gigitan dgn gangguan seperti ini penyembuhan luka tdk diketahui sampai berapa lama.
Radang lokal yg lebih parah sering disebabkan oleh kontaminasi luka sekunder atau iritasi karena iritasi mekanis seperti,menggaruk, menggosok2 luka gigitan.Sebaiknya setelah terapi pasien harus melindungi luka dan iritasi mekanis,efek rasa gatal setelah terapi lintah bukanlah merupakan reaksi alergi,kadang terjadi pembengkakan pd bekas luka, gejala ini sering ditemui pd luka gigitan di titik pangkal paha, sendi lutut, sendi panggul dan varises, walau tdk semua pasien mengalami hal yg sama seperti disebutkan diatas.
Luka parut bekas gigital lintah, bila dibiarkan biasanya cepat menyusut,ketiga cabang kecil terlihat/tdk terlihat, tanda dpt hilang sepenuhnya dlm wkt 3 minggu tergantung kondisi pasien. Namun, jika penyembuhan luka terganggu karena iritasi karena infeksi garukan atu hal sekunder maka bekas luka akan hilang dlm periode yg lama secara signifikan.
Memakai pakaian ketat setelah terapi lintah, misalnya disekitar lutut,yg dapat mengakibatkan pembentukan bekas luka.Untuk alasan estetika,pengekangan disarankan bila menggunakan lintah di daerah wajah/dibagian terlihat jelas.
Terapi lintah jarang menyebabkan komplikasi serius,hanya efek gatal pada titik lokal tapi tidak akan berlangsung lama.
Setiap pasien terapi memiliki efek yg berbeda-beda tergantung pada tingkat imunitas/kekebalan dan kondisi organ-organ dalam tubuh pasien.
Persepsi tentang rasa sakit terapi lintah bervariasi, sebagian besar pasien menggambarkan rasa sakit segera dirasakan setelah lintah menggigit dan berlangsung selama 5 menit karena semakin banyak air liur dimasukkan kedalam pembuluh atau jaringan kulit efek anestesi air liur mulai bereaksi.sehingga lama kelamaan tdk akan merasakan sakit lagi.
Banyak penyakit telah disembuhkan melalui proses terapi lintah, proses penyembuhannya dpt dirasakan hari demi hari dan sangat cepat dirasakan setiap pasien bahwa hasil dr terapi lintah ini sangat luar biasa terbukti!!
Kenapa anda harus jijik ataupun takut??kalau terapi lintah manfaatnya nyata, sehingga melupakan manfaat pengobatannya.
Sejarah Terapi lintah
Terapi lintah sudah dikenal sejak 2000SM oleh masyarakat mesir.sejak 4000 tahun yg lalu terapi lintah sudah akrab dengan dunia pengobatan, manfaatnya sudah teruji di dunia kedokteran yunani dan romawi.
Pertengahan tahun 1800-an lintah digunakan untuk menghisap darah pada titik lokal misalnya untuk pasien yang menginginkan perubahan warna wajah agar terlihat cerah dan sehat.
Dokter pd zaman sekarang menggunakan lintah untuk membantu mengembalikan sirkulasi darah kejaringan yang akan dicangkokkan dan disambungkan seperti jari tangan dan jari kaki..
Sebagai contoh, Sebuah rumah sakit di boston Amerika Serikat menggunakan lintah untuk menyambung tangan seorang pekerja yg hampir putus,setelah pasca operasi guna menyambung dan mengeluarkan darah yg membeku dan kotor dokter menggunakan lintah sebagai alat penyambung pembuluh dan syaraf2 yg terputus pd tangan,lintah ditempelkan pd tangan selama beberapa bulan dan hasilnya tangan pasien tersebut dpt normal dan terhindar dari amputasi..subhanallah!!!
Lintah merupakan hewan yg sensitif dan teliti dlm mengerjakan tugasnya dlm menghisap darah karena hanya pada titik2 yg bermasalah saja hewan ini mau menggigit jd tidak semua tempat2 yg dilewatinya akan digigit tergantung sensorik pd lintah yg menemukan titik2 yg sakit tsb.
Ahli bedah plastik sangat sangat berterima kasih dalam kontribusi yg dilakukan oleh lintah, karena penggunaannya dalam pengobatanGRAFTS sulit dan dlm BEDAH REKONSTRUKSI, dmn dgn lintah hal2 yg mikro/sulit dlm proses pembedahan kedokteran dapat terbantu dengan lintah ini.
Seekor lintah mempunyai 32 otak dan terdapat 650 spesies lintah,hanya 10 spesies yg digunakan bagi tujuan pengobatan kesehatan. Pengobatan lintah dalam dunia pengobatan kedokteran telah diluluskan oleh U.S FDA (Food Drugs Association).
TERAPI LINTAH DAPAT MENCEGAH DAN MENGOBATI BERBAGAI JENIS PENYAKIT YANG SERIUS


Kombinasi dengan ramuan herbal alami ataupun herbal yg sudah dijadikan tablet dan anti koagulan mampu membuat darah (platelet) tidak mudah pecah dan menggumpal, menjadikan dinding pembuluh darah kuat, tidak rapuh dan tidak mudah ditembus oleh zat yg memecah dinding pembuluh darah.
Darah yg mengencer dapat menurunkan tekanan darah tinggi, melancarkan sirkulasi darah, mencairkan pembekuan darah, plak, membersihkan penyempitan/penyumbatan pembuluh darah di jantung. Menurunkan kolesterol, melenturkan pembuluh darah jantung, menurunkan ketegangan saraf, menurunkan kadar superoksida yg merusak jaringan otot jantung dan menambah sistem kekebalan tubuh (imunitas).

Yaa syafii isyfii wa anta syaafii, la syifaa an illa syifaauk syifaa an laa yughoodiru saqoma, amin.
(doa kesembuhan)

Dr Keith Moore confirms embryology in Quran

Dr Keith Moore confirms embryology in Quran

Dr Keith Moore C.V from Wikipedia,

Keith L. Moore is a professor emeritus in the division of anatomy (department of
surgery), former Chair of anatomy from 1974 to 1984 and associate dean for Basic
Medical Sciences (Faculty of Medicine) at the
University of Toronto
, Ontario, Canada.
He has also worked at the King Abdulaziz University in Jeddah, Saudi Arabia. Moreover,
he is a founding member of the
American Association of Clinical Anatomists
(AACA).
He was President of the AACA between 1989 and 1991.
He is most known for his textbooks on the subjects of anatomy and human embryology.
He has co-written (with professor Arthur F. Dalley II) Clinically Oriented Anatomy, which
is the most popular English-language anatomy textbook in the world, used by scientists,
doctors, physiotherapists and students worldwide. The book is especially popular
because of its 'blue boxes' - passages of text on blue background that relate the
classical anatomy to real-world concepts in the diagnosis and treatment of human
patients. The book has been translated into multiple languages. He also co-wrote (with
professor Anne M. R. Agur)
Essential Clinical Anatomy
.
1 / 7
Dr Keith Moore confirms embryology in Quran
Written by admin
Awards
The American Association of Clinical Anatomists awarded Dr. Moore with their Honored
Member Award (in 1994). In 2007, the American Association of Anatomists awarded him
with the first Henry Gray/Elsevier Distinguished Educator Award.
Embryology and the Qur'an
Moore has written on "references to embryology in the Qur'an", for instance, in an article
for The Journal of the
Islamic Medical Association
, Vol. 18, Jan-June 1986, pp. 15-16.
After reviewing Dr Moore C.V We shall read his article "Ascientist's interpretation of ref
erences to embryology in the
Qur'an
"
Statements referring to human reproduction and development are scattered throughout
the Qur'an. It is only recently that the scientific meaning of some of these verses has
been appreciated fully. The long delay in interpreting these verses correctly resulted
mainly from inaccurate translations and commentaries and from a lack of awareness of
scientific knowledge.
Interest in explanations of the verses of the Qur'an is not new. People used to ask the
prophet Muhammad all sorts of questions about the meaning of verses referring to
human reproduction. The Apostle's answers form the basis of the Hadith literature.
The translations of the verses from the Qur'an which are interpreted in this paper were
provided by Sheik Abdul Majid Zendani, a Professor of Islamic Studies in King Abdulaziz
University in
2 / 7
Dr Keith Moore confirms embryology in Quran
Written by admin
Jeddah, Saudi Arabia.
"He makes you in the wombs of your mothers in stages, one after another, in three veils
of darkness." (Quran 36:6)
This statement is from Sura 39:6. We do not know when it was realized that human
beings underwent development in the uterus (womb), but the first known illustration of a
fetus in the uterus was drawn by Leonardo da Vinci in the 15th century. In the 2nd
century A.D., Galen described the
placenta and fetal membranes in his book "On The Formation of the Foetus."
Consequently, doctors in the 7th century A.D. likely knew that the human embryo
developed in the uterus. It is unlikely that they knew that it developed in stages, even
though Aristotle
had described the stages of development of the chick embryo in the 4th century B.C. The
realization that the human embryo develops in stages was not discussed and illustrated
until the 15th century.
After the microscope was discovered in the 17th century by Leeuwenhoek descriptions
were made of the early stages of the chick embryo. The staging of human embryos was
not described until the 20th century.
Streeter
(1941) developed the first system of staging which has now been replaced by a more
accurate system proposed by
O'Rahilly
(1972).
"The three veils of darkness" may refer to: (1) the anterior abdominal wall; (2) the uterine
wall; and (3) the amniochorionic membrane (Fig. 1). Although there are other
interpretations of this statement, the one presented here seems the most logical from an
embryological point of view.

3 / 7
Dr Keith Moore confirms embryology in Quran
Written by admin
fetus in uter o . The "veils of darkness " are: (1) the anterior abdominal wall; (2) the uterine wall, and (3) the amniochorionic "Then We placed him as a drop in a place of rest." (Quran 23:13)
This statement is from Sura 23:13. The drop or nutfah has been interpreted as the sperm
or spermatozoon, but a more meaningful interpretation would be the zygote which
divides to form a blastocyst which is implanted in the uterus ("a place of rest"). This
interpretation is supported by another verse in the Qur'an which states that "a human
being is created from a mixed drop." The zygote forms by the union of a mixture of the
sperm and the ovum ("The mixed drop").
"Then We made the drop into a leech-like structure." (Quran 23:14)
This statement is from Sura 23:14. The word "alaqah" refers to a leech or bloodsucker.
This is an appropriate description of the human embryo from days 7-24 when it clings to
the endometrium of the uterus, in the same way that a leech clings to the skin. Just as
the leech derives blood from the host, the human embryo derives blood from the decidua
or pregnant endometrium. It is remarkable how much the embryo of 23-24 days
resembles a leech (Fig. 2). As there were no microscopes or lenses available in the 7th
century, doctors would not have known that the human embryo had this leech-like
appearance. In the early part of the fourth week, the embryo is just visible to the unaided
eye because it is smaller than a kernel of wheat.

, a draFwiginugre o 2f .a 24 day-old humTaonp embryo. Note the leech-like appearance 4 / 7
Dr Keith Moore confirms embryology in Quran
Written by admin
"Then of that leech-like structure, We made a chewed lump." (Quran 23:14)
This statement is also from Sura 23:14. The Arabic word "mudghah" means "chewed
substance or chewed lump." Toward the end of the fourth week, the human embryo
looks somewhat like a chewed lump of flesh (Fig. 3). The chewed appearance results
from the somites which resemble teeth marks. The somites represent the beginnings or
primordia of the vertebrae.
day-old h u m an embryo showing several bead-like somite s which resemble the teeth marks in the model shown "Then We made out of the chewed lump, bones, and clothed the bones in flesh." (Quran
23:14)
This continuation of Sura 23:14 indicates that out of the chewed lump stage, bones and
muscles form. This is in accordance with embryological development. First the bones
form as cartilage models and then the muscles (flesh) develop around them from the
somatic mesoderm.
"Then We developed out of it another creature." (Quran 23:14)
This next part of Sura 23:14 implies that the bones and muscles result in the formation of
another creature. This may refer to the human-like embryo that forms by the end of the
eighth week. At this stage it has distinctive human characteristics and possesses the
5 / 7
Dr Keith Moore confirms embryology in Quran
Written by admin
primordia of all the internal and external organs and parts. After the eighth week, the
human embryo is called a fetus. This may be the new creature to which the verse refers.
"And He gave you hearing and sight and feeling and understanding." (Quran 32:9)
This part of Sura 32:9 indicates that the special senses of hearing, seeing, and feeling
develop in this order, which is true. The primordia of the internal ears appear before the
beginning of the eyes, and the brain (the site of understanding) differentiates last.
"Then out of a piece of chewed flesh, partly formed and partly unformed." (Quran 22:5)
This part of Sura 22:5 seems to indicate that the embryo is composed of both
differentiated and undifferentiated tissues. For example, when the cartilage bones are
differentiated, the embryonic connective tissue or mesenchyme around them is
undifferentiated. It later differentiates into the muscles and ligaments attached to the
bones.
"And We cause whom We will to rest in the wombs for an appointed term." (Quran 22:5)
This next part of Sura 22:5 seems to imply that God determines which embryos will
remain in the uterus until full term. It is well known that many embryos abort during the
first month of development, and that only about 30% of zygotes that form, develop into
fetuses that survive until birth. This verse has also been interpreted to mean that God
determines whether the embryo will develop into a boy or girl.
The interpretation of the verses in the Qur'an referring to human development would not
have been possible in the 7th century A.D., or even a hundred years ago. We can
interpret them now because the science of modern Embryology affords us new
understanding. Undoubtedly there are other verses in the Qur'an related to human
development that will be understood in the future as our knowledge increases.
6 / 7
Dr Keith Moore confirms embryology in Quran
Written by admin
7 / 7

PALEMBANG HIRUDOTHERAPY

CONTACT PERSON :

FIRDAUS, S.H ( HIRUDO TERAPIS )

CALL ME : 082177963578

OPEN :

SENIN-MINGGU (EVERYDAY)
09.00 - 17.00